VIDEO: Heboh Percakapan Bayi Kembar





VIDEO: Heboh Percakapan Bayi Kembar
"Apakah mereka benar-benar berbincang-bincang?"
JUM'AT, 15 APRIL 2011, 12:21 WIB
Ismoko Widjaya
VIVAnews - Video berjudul Talking Twin Babies yang diunggah ke Youtube benar-benar menarik perhatian jutaan orang. Dalam waktu dua bulan, video yang terdiri dari dua bagian itu sudah diklik 19 juta orang lebih.

Video 'Talking Twin Babies part 2' merupakan video yang paling banyak ditonton jutaan orang di dunia. Sedangkan video pertama baru mencapa 4 juta orang lebih.

Dua video ini diunggah pada saat perayaan Valentine di Amerika Serikat. Pengunggahnya beridentitas jayrandall2201. Dalam kutipannya di Youtube, jayrandall2201 menulis, "twin baby boys have a conversation part 2. find more of the boys' adventures at my wife's blog. visit http://www.twinmamarama.com/."

Mengapa video itu begitu menarik perhatian dunia. Video itu berisi perbincangan dua bayi kembar pria di ruang dapur. Dua bayi kembar yang berusia 18 bulan itu bernama Sam dan Ren. Dalam video kedua yang berdurasi 2 menit 8 detik itu keduanya asyik berbincang-bincang, dengan bahasa yang hanya dimengerti mereka.

Menurut Long Island Press.com, video itu menaikkan pengakses Youtube dalam waktu sekejap. Apa yang dibicarakan? "Keduanya hanya berkata, da-da-da...." Bahkan, Timesempat sedikit mengulas tentang video itu. Dalam judul beritanya Time menulis, "Apakah mereka benar-benar berbincang-bincang?"

Winnipeg Free Press menulis, dua bayi kembar itu berbincang dengan serius. Mereka saling merespons satu sama lain. Respons yang diperlihatkan dengan anggukan, tawa, dan gerakan tangan itu sangat terlihat jelas dalam video.

Sementara, ABC News pernah melaporkan bahwa sebanyak 40 persen anak kembar memang melakukan pembicaraan dengan bahasanya sendiri. Bahasa itu hanya dapat dimengerti oleh pasangan kembar. Namun disebutkan, keduanya bukan memproduksi kata-kata. Mereka hanya menirukan suara dan intonasi yang mereka dengar dalam percakapan di sekitarnya.

"Bahkan sebelum mereka memiliki kata-kata, mereka tahu bagaimana cara kerja percakapan," kata Roberta Golinkoff, profesor dan direktur dari proyek bahasa bayi di University of Delaware di Newark. Lihat 
• VIVAnews






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...