Ads by BuzzCity

7 Bahan Makanan yang Tidak Perlu Disimpan Dalam Kulkas

Anda mungkin berpikir bahwa cara yang tepat untuk menyimpan sayur dan buah agar tetap segar dan lebih tahan lama adalah dengan dimasukkan ke kulkas. Namun tahukah Anda, ternyata tidak semua bahan makanan dapat disimpan di dalam lemari pendingin tersebut. Contohnya ke tujuh bahan makanan dibawah ini.

Disini telah dirangkum 7 Bahan Makanan yang Tidak Perlu Disimpan Dalam Kulkas. Dan tentunya jika dimasukan, ke tujuh jenis bahan makanan ini bukannya malah lebih segar dan tahan lama, melainkan sebaliknya. Untuk itu, Anda wajib mengetahui jenis sayur dan buah apa saja yang sebaiknya tidak perlu disimpan dalam kulkas. Simak ulasannya berikut ini!

1. Tomat

Ok, secara teknis tomat adalah buah, namun lebih dekat disebut sebagai sayur. Jika kamu pernah menanam tomat, maka kamu akan tahu bahwa tomat suka panas dan benci dingin. Ternyata walaupun setelah dipetik, tomat masih tidak tahan dingin. Kulkas bukanlah tempat yang cocok untuk menyimpan tomat. Tomat yang disimpan dalam kulkas menjadi layu dan meskipun masih bisa dipakai untuk dimasak namun tidak untuk dimakan segar. Simpanlah di meja dapur (namun tidak terkena sinar matahari langsung) dan nikmati saat sudah ranum.

2. Kemangi

Sama seperti tomat, kemangi juga suka panas, jadi jika disimpan di tempat dingin akan menyebabkan kemangi layu secara dini. Kemangi akan berada dalam kondisi maksimal jika disimpan di atas meja dapur dan dirawat seperti bunga segar. Setangkup kemangi dapat disimpan dalam sebuah cangkir berisi air (ganti airnya setiap sehari atau dua hari sekali) dan jauhkan dari sinar matahari. Bungkus longgar dengan kantong plastik untuk menjaganya tetap lembap (namun pastikan plastik mempunyai lubang untuk jalan masuk udara segar).

3. Mangga

Terutama mangga yang belum matang. Lebih baik simpan pada suhu ruangan agar cepat matang. Selain itu, menyimpan mangga juga dapat membuat kulitnya mengkerut dan daging buahnya menipis, sehingga mengurangi kelezatan rasanya.

4. Kentang

Kentang baik disimpan pada suhu yang dingin namun bukan suhu dingin yang dapat membuatnya beku. Kentang baik disimpan dalam suhu sekitar 7,2 derajat Celcius, sekitar 10 derajat lebih hangat daripada kulkas pada umumnya. Sebagian besar dari kita tidak memiliki ruang penyimpanan bawah tanah (tempat yang gelap dan bersuhu dingin untuk menyimpan sayuran umbi akar seperti kentang), jadi menyimpan kentang di dalam kantong kertas di tempat dingin (seperti dalam lemari makanan) adalah yang terbaik.

Kenapa kertas? Karena kertas lebih memiliki pori-pori untuk benapas, tidak seperti plastik. Jadi kentang tidak akan membusuk dengan mudah. Dan kenapa bukan kulkas? Menyimpan kentang di dalam kulkas dapat mengubah zat tepungnya menjadi gula dengan mudah, yang dapat memengaruhi rasa, tekstur, dan proses kematangannya.

5. Semangka

Menyantap semangka segar yang didinginkan di siang hari, siapa yang tidak ingin? Walau dapat membuat rasanya semakin segar, memasukkan semangka ke dalam kulkas ternyata kurang baik. Semangka yang dibiarkan dalam suhu ruangan akan memiliki kadar likopen 40% lebih tinggi daripada disimpan di dalam lemari es. Kesegarannya berkurang memang, namun Anda jadi terlindung dari bahaya kanker.

6. Bawang

Bawang keluar dari tanah dengan kulit pelindung yang tipis. Untuk membuat dan menjaga lapisan kulit yang tipis, bawang butuh "disembuhkan" dan disimpan di tempat yang kering seperti lemari penyimpan makanan, yang tidak selembap kulkas. Selain itu, kekurangan sirkulasi udara dapat membuat bawang menjadi busuk. Oleh karena itu bawah sebaiknya tidak disimpan di dekat kentang, yang mengeluarkan gas dan kelembapan dan dapat menyebabkan bawang lebih cepat busuk.

Simpanlah bawang di ruangan yang dingin, kering, gelap, dan memiliki ventilasi yang baik. (Cahaya dapat menyebabkan rasa bawang menjadi pahit). Namun tak semua bawang harus diperlakukan sama. Daun bawang dan kucai memiliki kadar air yang tinggi dan lebih mudah rusak, jadi harus disimpan di dalam kulkas.

7. Avokad

Saat kita membeli avokad yang sekeras batu, jangan simpan avokad itu di dalam kulkas, karena akan memperlambat proses pematangannya. Namun jika kita memiliki avokad yang telah matang dan tidak akan langsung dikonsumsi, simpanlah di dalam kulkas untuk mencegahnya cepat busuk.

Jadi inti dalam penyimpanan avokad adalah, simpan avokad yang belum matang dalam lemari, dan simpan avokad yang telah matang dalam kulkas apabila buah tersebut tak akan dimakan saat itu juga.

Tidak ada komentar:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...